Penuh Ambisi

 


Heiii kembali lagi dengan catatan akuuuu.....
Sudah lama kertas ini tidak ku sentuh, kali ini akan ku isi dengam berbagai kata-kata yang menurutku ituu lahh aku
 
Aku sering mendefinisan dewasa itu adalah Mandiri tapiii dari berbagai pengalaman dan perjalan ternyata iya
Iyaaa dewasa itu mandiri, dari banyak cerita bahkan bertemu lansung dengan teman-teman yang memilki begitu banyak cerita ku ambil kesimpulan dewasa itu mandiri

Mandiri???????
WHYYYY
Why Independent?

Yaaa tentu dong kita harus mandiri, kita tidak bisa bergantung selamanya kepada orang lain
Kebahagian, kesedihan bahkan semuanya ohhh no ngga bisa selama orang lain menjadi tumpuan kita
Kenapa demikian, bukan berarti kita tidak butuh orang lain tapi kita harus membiasakan diri untuk terbiasa
Terbiasa yang bagaimana, ketika mereka pergi kita akan tetap bisa sendiri dan kita tidak sedih bahkan kehilangan arah.

Betullll ngggaaaa????

Hmmm sekarang terbiasa yokk untuk mandiri hehhe
mungkin kita mempunyai begitu banyak harapan impian dan doa, tapiii cobaa deh kita bikin targetnya
Iyaa sihhh nanti kalau ngga sampai target gimana?, yaa tinggal bikin target baruu dong dan doa yang kenceng dong, bener ngga?

Dilembar ini aku berbgai sedikit kebahagian
ini adalah saat aku sidang pertama, hmmm udh 2/3 sihh tapi alhamdulillah
hal positif yang aku ambil adalah Allah itu Baik Banget
WHY?
Yaa baik banget, target yang dulu ku tulis di buku harianku aku sebut-sebut
akhirnya Allah beri jalan keluarnyaa
hmm terimakasih ya allah
terimakasih ibu ayah abg adek-adek
terimakasih teman-temankuu 
dann the last terimakasih ataaa

yukkk nexts sidang akhir yaa, bisa bisa kokk
anddd selanjutnya kaliann yaa guys
semangat guyyysss

Mungkin cukup segini dulu yaaa
Sampai ketemu di tulisan berikutnyaaaa

sayang kalian semua hhehh
salam damai dari ataa

You can and you are great 
So many of me I hope can represent what you feel 
See you in my next writing 
I love you
dadahhhhhhh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rumahku